Tampilkan postingan dengan label ips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2022

Letak dan luas benua australia

 Secara astronomis, benua Australia terletak di 10° LS - 43° LS dan 113° BT - 115° BT. Secara geografis, benua Australia dibatasi laut dan samudra sebagai berikut.

  • Bagian utara: Laut Arafuru dan Laut Timor.
  • Bagian Selatan: Samudra Hindia.
  • Bagian Barat: Samudra Hindia.
  • Bagian Timur: Laut Coral, Laut Tasmania, dan Samudra Pasifik.

Luas benua Australia adalah 7.692.024 km2.

Benua Australia merupakan benua terkecil di dunia. Luas perairannya sebesar 0,76% dan dua per tiga wilayah daratannya berupa gurun. Simak penjelasan berikut.

Pembahasan

Benua Australia merupakan benua yang tidak berbatasan langsung di selatan benua Asia. Benua ini pada peta ditunjukkan dengan daratan (pulau) tersendiri. Dengan demikian, batas-batas wilayahnya adalah lautan dan samudra saja.

Secara astronomis dan geografis, letak benua Australia sebagaimana jawaban di atas.

Secara geologis, benua Australia terbagi menjadi 3 bagian alam sebagai berikut.

  • Di bagian timur berupa barisan pegunungan memanjang dari Tanjung York hingga ke Pulau Tasmania.
  • Di bagian barat berupa dataran tinggi (Perisai Australia). Mayoritas wilayah barat dan tengahnya berupa gurun pasir.
  • Di bagian tengah (antara pegunungan timur dan dataran tinggi barat) berupa lembah (Murray Darling) dan dataran rendah (Danau Eyre).

Selasa, 22 November 2022

Letak dan luas benua australia

 Benua Australia terletak di bagian timur dan selatan Indonesia. Dengan luas 8.945.000 Km2. Ditemukan oleh James Cook dari Inggris pada tahun 1770. Oleh karena itu, sampai sekarang Australia masih termasuk dalam Persemakmuran Inggris.

Australia
Australia-New Guinea (orthographic projection).svg
Luas8.945.000 km2 (3.454.000 sq mi) (7th)
Penduduk38,000,000 (perkiraan populasi AustraliaPapua NuginiPapua dan Papua Barat 2019, 6)
Kepadatn penduduk42/km2 (110/sq mi)
DemonimOrang AustraliaOrang Papua
Negara2 (Australia dan Papua Nugini)
BahasaInggrisIndonesiaTok PisinHiri Motu, 269 bahasa asli Papua dan Bahasa Austronesia, dan 70 lainnya bahasa asli Australia
Zona waktuGMT+10, GMT+9.30, GMT+8
TLD Internet.au.pg and .id
Kota besarDaftar kota di Australia berdasarkan populasi
Daftar kota di Papua Nugini berdasarkan populasi
The Australian Landas kontinen Australia (biru terang) yang berdekatan dengan Papua Nugini, namun tidak dengan kepulauan Pasifik lainnya seperti Selandia Baru.

Dalam geologi, Australia (juga disebut Australia-NuginiSahulMeganesiaAustralia BesarAustralasia, atau Australinea) adalah sebuah benua yang terdiri dari (dalam kelompok ukuran) tanah daratan AustraliaPapua NuginiTasmania, dan beberapa pulau terdekat, yang berada di landas kontinen yang sama. Luas wilayah itu dipisahkan dengan lautan di luar landas kontinen — Laut Arafuru dan Selat Torres antara Australia, Papua Nugini, dan Selat Bass antara daratan Australia dan Tasmania.

Daratan ini pernah menyatu, tetapi karena es yg ada pada masa glasial terakhir mencair, dan menenggelamkan bagian dataran rendah. Daratan yang tidak tenggelam menjadikan daratan yang sekarang menjadi Pulau Papua terpisah dengan daratan benua Australia.

Interaksi antar negara asua dengan neraga lain

 Pengertian interaksi antar negara asia dengan negara lain, diwujudkan di dalam konsep Interaksi antar negara. Interaksi antar negara adalah interaksi yang diwujudkan untuk menjalin kerjasama antara negara satu dengan negara lain, baik secara politik, sosial, ekonomi dan budaya. Di dalam interaksi antar negara ini dibuatlah Organisasi atau Lembaga Internasional yang bertujuan untuk mempererat kerjasama antar negara tergantung pada jenis aspek apa yang akan dijalin.


dinamika penduduk afrika

 Benua Afrika mempunyai dinamika penduduk yang sangat besar. Dibuktikan dengan pertambahan jumlah penduduknya. Pada 2005, jumlah penduduk Afrika hanya 906 juta jiwa. Jumlahnya bertambah pesat di 2022 mencapai 1,4 miliar jiwa. Besarnya pertambahan penduduk itu tidak terlepas dari tingginya angka kelahiran di Afrika yang mencapai 36 tiap seribu penduduk. Angka kematian penduduk Afrika pun juga besar, namun masih di bawah angka kelahiran, yaitu 10 jiwa tiap seribu penduduk. Angka migrasi juga negatif kecuali Afrika Selatan. Artinya ada penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, sekitar 2,5 persen per tahun. Sebaran penduduk Afrika juga tidak merata. Baca juga: Benua Afrika: Letak Astronomis, Geografis, Iklim, dan Negara-negaranya Ada wilayah tertentu yang hampir tidak berpenghuni, yaitu gurun. Wilayah dengan kepadatan rendah ada di Gurun Sahara dan bagian tengah Afrika. Sementara daerah dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah bagian utara Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, timur Afrika Selatan, sepanjang lembah Sungai Nil dan seterusnya. Penduduk Benua Afrika Lihat Foto Ilustrasi Kota Johannesburg di Afrika Selatan.(UNSPLASH/Simon Hurry) Kualitas penduduk Afrika relatif rendah. Mayoritas warganya merupakan keturunan negro yang berkulit hitam. Inilah yang menyebabkan Afrika dijuluki Benua Hitam. Bangsa Negro di Afrika dikelompokkan menjadi dua, yaitu Negro Sudan dengan ciri kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, Sementara yang lainnya ialah Negro Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan, tetapi kulitnya lebih terang. Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat, yakni: Ras negro Tinggal di sebelah selatan Gurun Sahara. Ras ini terdiri atas beberapa suku bangsa, seperti suku masai, kikuyu, zulu, suku sudan, dan suku bantu. Baca juga: Karakteristik Benua Afrika Ras kaukasoid dari keturunan Arab Berasal dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah, dan terdiri atas dua suku bangsa, yaitu semit dan hamid. Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa Salah satu cirinya, yakni berkulit putih. Ras ini jumlahnya sangat sedikit dan banyak yang tinggal di Afrika Selatan. Suku pribumi Merupakan penduduk asli yang banyak tinggal di daerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas suku pygmy di hutan Kongo, suku bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan. Budaya di Benua Afrika Benua Afrika juga memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara. Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab, budaya Afrika kemudian berkembang, begitu pula saat budaya Eropa masuk ke benua ini. Agama di Afrika juga sangat beragam. Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Baca juga: Batas Wilayah Benua Afrika dan Iklimnya Di kawasan Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Kristen lebih banyak dibanding Islam dan Hindu. Di kawasan Afrika Tengah, jumlah terbanyak ialah penganut kepercayaan animisme. Sementara di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut penduduk Afrika ialah Yahudi dan Katolik Roma. Budaya Afrika dapat dilihat dalam wujud seni, bahasa, dan agama. Karya seni dapat berupa ukiran kayu, kerajinan dari kulit, dan alat musik. Kerajinan patung biasanya bertemakan pasangan laki-laki dan perempuan, perempuan dan anaknya, laki-laki dengan senjata dan binatang, serta orang asing. Musik dan tari penduduk asli Afrika yang menggunakan tradisi lisan, berbeda dengan musik dan tari penduduk pendatang asal Arab. Penduduk asli, khususnya di wilayah sub-Sahara budayanya didominasi nyanyian, karena berfungsi sebagai alat komunikasi. Dalam perkembangannya, budaya barat juga memengaruhi budaya Afrika. Baca juga: Sejarah Kebijakan Apartheid di Afrika Selatan Keragaman bahasa di Benua Afrika Benua Afrika memiliki keragaman bahasa yang sangat tinggi. Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Arab, Swahili, dan Hausa. Diperkirakan jumlah bahasa yang digunakan penduduk Afrika mencapai dua ribu bahasa. Jumlah tersebut dapat dikelompokkan menjadi: Afro-Asiatika Meliputi Afrika utara, jumlah bahasanya sekitar 200. Nilo-Saharan Mencakup wilayah tengah dan timur Afrika, jumlahnya mencapai 140 bahasa. Congo-Saharan (Niger-Congo) Mencakup dua pertiga Afrika, sebagai cabang utama Niger-Congo. Jumlah bahasanya mencapai seribu, dengan 200 juta penutur. Adapun, bahasa Bantu di tengah, selatan, dan timur Afrika membentuk sub-kelompok dari cabang Niger-Congo. Khoisan Mencakup bagian barat Afrika Selatan, jumlahnya sekitar 30 bahasa

dinamika penduduk eropa

 Jumlah penduduk pada suatu wilayah selalu mengalami perubahan, hal ini terjadi karena adanya kelahiran, kematian maupun migrasi. Perubahan keadaan penduduk baik dari segi jumlah, distribusi maupun komposisinya disebut dengan dinamika penduduk. Eropa merupakan sebuah benua dengan pertumbuhan penduduk yang terbilang kecil.


Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih rendah tidak lepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Angka kelahiran hanya 11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap 1.000 penduduk.

Eropa merupakan wilayah tujuan migrasi penduduk dari berbagai negara, khsuusnya negara-negara di Afrika Utara dan Timur Tengah yang sedang berkonflik. Pada tahun 2015 saja, sebesar 836.000 orang datang ke Eropa, khususnya Jerman,Inggris dan Swedia. Daerah konflik seperti Syria, Irak, Mesir dan beberapa negara lainnya menjadi penyumbang utama migran ke Eropa. Berikut ini dinamika penduduk di benua Eropa.
Penduduk Benua Eropa
AspekKeterangan
Jumlah PendudukPada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa mencapai 730.000.000 jiwa. Pada tahun 2015, angka tersebut bertambah menjadi 742.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi penambahan sebesar 12.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun..
PersebaranUmumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa.
Komposisi berdasarkan UsiaSebesar 16 persen kurang dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif.
Laju PertumbuhanLaju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun. Angka kelahiran hanya 11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap 1.000 penduduk.
KualitasNegara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria.
Komposisi berdasarkan RasBerdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut.
  1. Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
  2. Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan.
  3. Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
  4. Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.
  5. Bangsa Dinarik, ciri memiliki rambut gelap dan banyak terdapat di Rumania.
AgamaAgama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro..Yahudi terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Perancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua.
BahasaBahasa Inggris merupakan menjadi bahasa internasional. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Beberapa bahasa lainnya di Eropa adalah Spanyol, Portugis, Perancis, dan Belanda.
BudayaKarya seni masyarakat Eropa telah lama berkembang sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya Eropa adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya bidang filsafat.

Aktivitas Kelompok
1. Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok
2. Beberapa negara di Eropa menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang rendah. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut.

Pertumbuhan penduduk negara-negara Eropa cenderung rendah karena disebabkan oleh :
  • Tingginya biaya hidup negara-negara Eropa sehingga banyak keluarga membatasi kelahiran untuk menekan jumlah pengeluaran keluarga.
  • Para pemuda cenderung menunda masa menikah dan lebih mementingkan karir dan pekerjaannya.
  • Gaya hidup yang bebas dan liberal mendorong masyarakat meninggalkan fungsi-fungsi keluarga dan hanya mengejar kesenangan-kesenangan tanpa harus memiliki anak.
  • Meningkatnya teknologi kedokteran sehingga mampu untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

3. Budaya Eropa sangat kaya dan beragam. Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Eropa berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Eropa. Tulislah hasilnya pada tabel berikut ini

A. Negara Spanyol
Spanyol
No.Kategori BudayaContoh Produk Budaya
yang Diadopsi
Deskripsi
1.Seni (Musik, Arsitektur, Alat
Musik)
Gitar FlamencoMirip gitar akustik, banyak digunakan oleh pemusik Indonesia untuk tampil pertunjukkan dan untuk menciptakan lagu
2.PakaianBusana flamencoBaju berbentuk rok panjang yang berlapis-lapis, di Indonesia biasanya digunakan untuk model baju pengantin
3.Olah RagaJai-AlaiOlahraga khas Spanyol yang aturan dengan mementalkan bola ke tembok agar musuh tidak bisa mengembalikan pentalan tadi. Olahraga ini pernah dimainkan di sekitar daerah Jakarta
4.MakananTortilla EspanolaOmelet dari  Spanyol  yang mirip pizza. Banyak dijual di beberapa rumah makan khas Spanyol di Indonesia

B. Negara Inggris
Inggris
No.Kategori BudayaContoh Produk Budaya
yang Diadopsi
Deskripsi
1.Seni (Musik, Arsitektur, Alat
Musik)
Gaya TudorBentuk bangunan khas Inggris yang banyak ditemukan dari beberapa bangunan kuno peninggalan masa penjajahan Hindia Belanda
2.PakaianKiltPakaian Inggris untuk pria setelan jas dengan bawahan mirip rok. Pakaian ini sering digunakan pemain band di Indonesia untuk tampil di panggung musik nasional
3.Olah RagaSepak BolaSepak Bola pertama kali diperkenalkan di negara Inggris. Olahraga ini juga sangat terkenal di Indonesia
4.MakananKeju CheddarKeju khas Inggris yang sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik makanan di Indonesia

dinamika penduduk amerika

 Dari tahun ke tahun, penduduk Benua Amerika terus bertambah dan mengalami perkembangan yang pesat. Misalnya pada 2005, penduduk Amerika hanya sekitar 888 juta jiwa. Sepuluh tahun kemudian, jumlahnya bertambah menjadi 987 juta jiwa. Laju pertumbuhan penduduk benua ini tergolong rendah, yakni 0,9 persen per tahun. Benua Amerika dihuni banyak etnik, salah satunya etnik kulit hitam atau negro. Keberadaan etnik tersebut tidak terlepas dari praktik perbudakan. Mereka didatangkan dari Afrika sebagai budak. Selama 360 tahun, sebanyak 12 juta penduduk Afrika dipindahkan paksa ke Amerika untuk menjadi budak atau pekerja, dan sebagian besarnya dibawa ke Amerika Selatan. Seperti Asia, sebaran penduduk Amerika juga tidak merata. Baca juga: Benua Amerika: Letak, Keadaan Iklim, Kondisi Alam, dan Pembagian Negaranya Konsentrasi penduduknya berada di bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih minim kepadatan penduduknya. Begitu pula dengan wilayah paling utara dan selatan Amerika, yang berdekatan dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Komposisi usia penduduk Benua Amerika Berdasarkan usianya, sekitar 24 persen penduduk Amerika berusia lebih dari 15 tahun, dan sekitar 10 persen berusia 65 tahun atau lebih. Berarti sebesar 34 persen penduduknya termasuk golongan usia tidak produktif. Selebihnya, atau sebesar 66 persen merupakan penduduk usia produktif. Kualitas penduduk Benua Amerika Benua Amerika memiliki kualitas penduduk yang bervariasi. Negara dengan kualitas penduduk tertinggi adalah Amerika Serikat, Kanada, Argentina, dan Chile. Ada juga Meksiko, Brasil, dan sejumlah negara Amerika Latin lainnya. Sementara, negara dengan kualitas penduduk sedang, antara lain Paraguay, Bolivia dan beberapa negara lainnya. Baca juga: Letak, Batas, dan Luas Benua Amerika Mayoritas penduduk Amerika menganut agama Kristen. Sisanya menganut Yahudi dan Islam. Ada pula warga Amerika yang tidak menganut agama atau ateis. Bahasa utama yang digunakan penduduk Amerika adalah Bahasa Inggris. Walau demikian, mereka juga menggunakan bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman. Suku dan budaya penduduk Benua Amerika Suku Indian merupakan penduduk asli Amerika. Namun, jumlahnya terus menyusut karena perkembangan orang kulit putih yang datang ke Amerika sejak abad ke-15.  Penduduk pendatang berasal dari berbagai benua. Terbagi menjadi tiga ras utama, yaitu negroid dari Afrika, mongolia dari Asia, dan kaukasoid dari Eropa. Dalam perkembangannya, penduduk pendatang serta asli saling berbaur, dan hidup bersama sehingga dapat dijumpai adanya penduduk campuran. Dilihat dari budayanya, ada dua jenis budaya Amerika, yakni budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan. Baca juga: Potensi Sumber Daya Alam di Benua Amerika Kebudayaannya yang sangat beragam membuat budaya Benua Amerika mampu memengaruhi budaya negara lainnya. Adapun kebudayaan Amerika terbentuk oleh perpaduan budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika, bahkan Asia. Budaya Amerika juga terlihat dari gaya busana, olahraga, dan makanan. Produk budaya, seperti jeans, sepatu, baseball, topi koboi, dan sepatu boots merupakan budaya Amerika. Hamburger, hotdog, keripik kentang, dan makaroni juga termasuk budaya makanan Amerika yang kini juga banyak diadopsi penduduk benua lainnya. Dalam bidang seni, ada banyak karya seni yang dijadikan kiblat bagi warga dunia, seperti film dan acara televisi


dinamika penduduk asia

 Asia adalah benua dengan wilayah terbesar dan penduduk terbanyak di dunia. Penduduk Benua Asia sangat beranekaragam. Untuk memahaminya, berikut adalah dinamika penduduk Asia! Jumlah penduduk Benua Asia Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS), pada tahun 2020 jumlah penduduk Asia mencapai 4.641.054.775 jiwa. Jumlah tersebut bertambah menjadi 4.726.841.356 pada tahun 2022. Hal tersebut berarti penduduk Asia bertambah sebesar 115,78 juta jiwa dalam kurun waktu dua tahun saja. Artinya, sekitar 59,76 persen populasi dunia berada di Benua Asia.  Penduduk Asia tersebar tidak merata. Wilayah dengan jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia, seperti Cina, India, dan Indonesia. Adapun, wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya. Baca juga: Benua Asia: Wilayah, Letak, Negara, dan Iklimnya Komposisi penduduk Benua Asia Komposisi penduduk Benua Asia berdasarkan jenis kelaminnya terdiri dari 51,2 persen laki-laki dan 48,8 persen perempuan.  Dengan umur rata-rata penduduknya sekitar 32 tahun. Banyaknya penduduk dalam usia produktif, menyebabkan angka kesuburan yang tinggi yaitu sekitar 2,1.  Hal tersebut menyebabkan laju pertumbuhan penduduk Asia mencapai berkisar 0,8 hingga 2,5 persen per tahun. Walaupun begitu, persebaran dan pertumbuhan-penduduknya tidak merata di setiap kawasan. Contoh, Afganistan, Timor Leste, Yaman, Palestina, dan Irak merupakan negara-negara dengan pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5 persen. Adapun, sekitar 50,9 persen penduduk Benua Asia menempati daerah perkotaan.  Baca juga: Karakteristik Benua Asia Penduduk Asia memiliki kualitas yang dapat dilihat dengan menggunakan ukuran Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Human Development Index (HDI) merupakan gabungan dari indikator angka harapan hidup sejak lahir (Life Expectancy at Birth), pendidikan, dan pendapatan per kapita. Jika suatu negara memiliki skor HDI yang tinggi, maka penduduk negara tersebut menunjukkan angka harapan hidup yang lebih panjang, lama pendidikan yang lebih lama (rata-rata pendidikannya tinggi), dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi. Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Sejumlah negara di Asia memiliki kualitas yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya sedang dan rendah. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei Darussalam, Cina dan Saudi Arabia masuk kelompok dengan kualitas penduduk atau HDI sangat tinggi. Baca juga: Daftar Negara di Asia dan Ibu Kotanya Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat tinggi. Sedangkan untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal untuk kategori rendah. Ras penduduk Benua Asia Dilihat dari komposisi berdasarkan ras, penduduk di Benua Asia terdiri atas tiga ras utama yaitu Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe ras tersebut telah bercampur baur sehingga mengalami proses asimilasi antara satu dan lainnya. Dalam wilayah tertentu masih terdapat ras yang dominan sebagai berikut! Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras Europoid. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid. Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid. Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku bangsa Dravida di India Selatan dan Sri Lanka. Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan, khususnya negara-negara di Semenanjung Arab (Yaman, Oman), didominasi ras Negroid. Asia Kecil, Asia Barat (Timur Tengah) bagian utara didominasi ras Kaukasoid/Europoid dan ras Negroid. Baca juga: Daftar Puncak Gunung Tertinggi di Asia Budaya penduduk Benua Asia Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, Konfusianisme, Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi (Judaism). Agama agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia. Sejumlah agama kemudian dianut oleh banyak negara. Selain agama, Benua Asia juga memiliki banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih dari satu bahasa asli atau pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat sekitar 600 bahasa asli atau daerah, Filipina terdapat 100 bahasa daerah dan 1.683 bahasa asli atau daerah di India. Keragaman dan kekayaan budaya Asia juga terlihat dari karya seni, literatur, dan musik. Porselen, keramik, kaligrafi, lukisan, peralatan dari gelas dan metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni berupa alat musik juga sangat banyak jenisnya



keadaan alam negara jepang

 Jepang adalah negara kepulauan yang terletak di Asia Timur, di timur Korea Selatan dan di utara Taiwan. Negara dengan ibukota Tokyo merupakan negara kepulauan dengan empat pulau besar di Jepang adalah Honshu, Hokkaido, Kyushu dan Shikoku.


Iklim di Jepang adalah iklim sedang, sehingga Jepang memiliki 4 musim yang sangat berbeda, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Musim semi di jepang sangat terkenal karena mekarnya pohon Sakura yang menjadi ikon Jepang.

Letak Jepang di patahan lempeng tektonik membuat banyaknya pegunungan dan gunung berapi di Jepang. Gunung tertinggi adalah Gunung Fuji. Gunung ini terkenal karena bentuknya yang simetris dan lancip yang tertutup salju di puncaknya.

Banyaknya gunung berapi ini mempuat Jepang sangat subur. Meski cuaca dingin pada musim lain, padi dapat ditanam di Jepang pada musim panas.

Namun letak di patahan ini juga membuat Jepang rawan bencana seperti tsunami dan gempa bumi. Contoh bencana besar yang melanda Jepang adalah gempa bumi Kobe tahun 1995 dan gempa serta tsunami di Tohoku pada tahun 2011.

Letak geografis kepulauan Jepang berada di dekat pertemuan arus Oyashio dari kutub utara dan Kuroshio dari Pasifik. pertemua kedua arus ini membuat laut di dekat Jepang kaya plankton dan merupakan tempat penangkapan ikan yang kaya.

kondisi alam negara amerika serikat

 Kondisi alam negara Amerika Serikat beragam, sesuai dengan luas wilayah negara ini.

  1. Bagian Timur berupa pesisir yang beriklim Sedang, dengan pepohonan lebat
  2. Wilayah Selatan berupa lahan pertanian dan pemukiman beriklim Subtropis  
  3. Wilayah Barat Tengah berupa wilayah Danau-Danau Besar (Great Lakes).
  4. Wilayah tengah berupa Padang Rumput (Great Plains) beriklim Daratan
  5. Wilayah Rocky Mountain didominasi pegunungan tinggi
  6. Wilayah Barat berupa pesisir Samudera Pasifik, yang beriklim Mediteran  

Pembahasan:

Keadaan alam sejumlah wilayah di Amerika Serikat sangat beragam, sesuai dengan luasnya wilayah negara ini, yang membentang dari pesisir Samudera Atlantik hingga Samudera Pasifik.

1. Wilayah Pesisir Timur (East Coast):  

Wilayah ini berupa dataran rendah yang terletak di tepi Samudera Atlantik dan di timur Pegunungan Appalachia. Wilayah ini beriklim Sedang (Temperate) dan iklim Kontinental, yang ditandai dengan 4 musim, dan pepohonan yang lebat. Wilayah ini merupakan wilayah pertama yang ditempati para pendatang dari Inggris dan negara Eropa Barat lainya.

Wilayah pesisir di sini banyak dimanfaatkan sebagai pemukiman untuk kota, pelabuhan perikanan dan kawasan komersial. Kota-kota yang berada di wilayah ini adalah New York City, Boston, Baltimore dan ibukota Washington DC.

2. Wilayah Barat Tengah (Midwest):  

Wilayah ini terletak di barat Pegunungan Appalachia dan di dekat Danau-Danau Besar (Great Lakes). Wilayah ini berpepohonan lebat dan beriklim kontinental dengan empat musim.

Wilayah ini merupakan pusat industri otomotif Amerika Serikat dan merupaka lokasi kota Chicago dan Detroit. Di wilayah ini banyak ditemukan pabrik-pabrik. Wilayah ini, terutama di negara bagian Illinois, Minnesota dan Wisconsin juga memiliki banyak perternakan sapi.

3. Wilayah Selatan (Southern United States):  

Wilayah ini beriklim Subtropis. Wilayah ini berada di bagian selatan dan termasuk Semenanjung Florida.  

Wilayah ini banyak digunakan untuk pertanian intensif, terutama untuk kedelai, jagung, tembakau dan kapas. Kota yang terletak di wilayah ini adalah Miami, New Orleans dan Atlanta.

4. Wilayah Padang Rumput (Great Plains):  

Wilayah ini berupa dataran yang sangat luas dengan sedikit pepohonan karena curah hujan yang rendah degan iklim Kontinental. Wilayah ini membentang dari sisi barat Sungai Mississippi, hingga ke Pegunungan Rocky.  

Wilayah ini adalah pusat peternakan dan pertanian di Amerika Serikat.

5. Pegunungan Rocky (Rocky Mountains):  

Wilayah ini didominasi pegunungan tinggi dan bersalju. Pegunungan ini memisahkan Great Plains dengan Pantai Barat. Gunung di wilayah ini sangat tinggi hingga 4000an meter dari permukaan laut. Gunung tertinggi adalah Gunung Elbert (4401 m) di negara bagian Colorado.

Wilayah ini masih asri dengan banyaknya cagar alam dan taman nasional. Di pegunungan ini banyak pula terdapat pertambangan.  

6. Wilayah Pesisir Barat (West Coast):  

Wilayah ini terletak di pesisir Samudera Pasifik, dan merupakan wilayah dengan iklim Mediteran, dengan cuaca yang hangat hampir sepanjang tahun. Di wilayah ini banyak mengalir sungai yang berasal dari pegunungan Rocky.

Wilayah ini sangat beragam. Banyak terdapat lahan perkebunan, pertanian dan peternakan di bagian pedalaman, sementara di pesisir banyak terdapat pemukiman dan industri. Kota besar di wilayah ini adalah Los Angeles, San Francisco, dan Seattle.    

 

HAK WARGA GITAL Template by Ipietoon Cute Blog Design